Takut “kehilanganmu”

26 September, 2011

belum

otakku masih mendidih

sampai saat inipun

hati mulai perih menanti

hingga saatnya sayatan2 waktu kau sembuhkan

dengan senyummu disetiap pagi

mengarungi sisa umurku

namun saat ini Baca entri selengkapnya »

siang ini

22 September, 2011

siang ini setelah 6 bulan 22 hari. tepat di jam sebelas lebih 21 menit 10 detik

menerka sebuah kebiasan dalam langkah kaki

disetiap arah nya terdapat kegundahan yang kian menganga

disetiap likunya selalu ada pertanyaan yg kian tak terjawab

disini sekarang ditempat ini di ruang dan batas waktu ini

terasing dalam sebuah alur cerita yang berbeda

berubah seperti cairan yg terus kian memadat menjadi kerak

hilang semua kiasan kiasan jiwa yg sempat menebarkan aroma

hanya kini menjadi butiran2 debu yang membatu di relung hati

semakin jauh aku tersesat dalam jalan yang memanjang

nampak semuanya seperti surga yg terpapar di pelupuk mata

bahkan rasa pun begitu sulit menghirup wanginya kedamaian

ya disini dijalan ini dalam ruang waktu saat ini

siang ini,,

hufftt akhirnya blog ini diupdate jg, setelah beberapa bulan kemarin wp mengalami gangguan.. :)

share cerita sebuah film indonesia yg entah apa itu judulnya namun terdapat cerita yg luar biasa sangat menginspirasi. Film yg berkisah seorang wanita yg berprofesi dokter kandungan, yg diwaktu mulai menua blm juga menikah. Di film ini dikisahkan ada beberapa pasien si Dr. yg kasusnya sangat menarik untuk disimak dan diambil pelajaran.

Dimulai dengan kasus pertama yaitu seorang wanita yg sedang mengandung seorang anak, pasangan suami ini saling mencintai namun si suami ternyata mempunya kelainan yaitu sering menyiksa istri ketika akan melakukan hub suami istri. Namun karena cinta, wanita ini tidak mau melaporkan perbuatan suaminya. Hingga akhirnya tragis, wanita ini meninggal karena perbuatan suaminya.

Kasus kedua, adalah seorang wanita dan seorang adik perempuannya. dikisahkan Wanita ini berlatar belakang Keluarga yg islami, seorang suami yg sholeh, dgn bacaan buku yg islami, pakaian yg islami, bisa dikatak keluarga yg religius. wanita ini adalah wanita yg tegar karena selama 5 keluarganya belum jg dikaruniai seorang anak, selain itu sang suami blm juga mendapat pekerjaan yg layak dan cukup. Hingga Baca entri selengkapnya »

tentang sebuah perbedaan

12 September, 2011

atas beberapa kejadian kemarin teringat bahwa mungkin kita semua belum terbiasa dengan pernyataan bahwa perbedaan itu adalah rahmat Tuhan.
Agar hidup ini dinamis.
ada malaikat ada iblis ada manusia. ada surga, jg ada neraka, ada nabi juga ada manusia pendosa, ada lelaki ada perempuan, dan ada semuanya.
perbedaan itu sebagian dari perjalanan, perbedaan itu harus disikapi dengan keikhlasan untuk bersabar dalam kasih sayang. menurut saya keputusan untuk menanggapinya dengan perpecahan dan perpisahan, dan mencari segala sesuati yg sama yg sesuai itu adalah sangat bodoh, karena perbedaan adalah unsur dari kehidupan.
tanpa adanya perbedaan tidak akan ada kehidupan. hanya saja kita harus terus belajar dari perbedaan, dengan pembelajaran tersebut banyak hikmah yg tersembunyi didalamnya, banyak keseimbangan didalamnya.. insya Alloh.

sinar lenteramu

11 Juni, 2011

sbetulnya lelah ini kian mendera ingin segera tiba disinari lenteramu.

namun tak mampu lagi kuhantarkan perahu yg terseret norma-norma yg kian tak berupa,

diantara kita.
yg bisa saat ini menunggu angin suci melawan arus ini, di sela ku jait layar agar bisa kuarahkan perahuku,
menuju lenteramu.
 
walau tetap selalu kurasa,
lelah aku ini terseret norma-norma yg membuatku terkulai dengan noda yg akan selalu menghalangi angin suci.
maaf,
yg terjad lagi layarpun selalu kurobek kembali.
kapan? segera aku disinari lenteramu kekasihku.

Bagaimanakah Bisa

6 April, 2011

bagaimanakah bisa
malam yg larut ini baru membuatku sadar.
ternyata benarkah aku telah membawanya kejurang yg dalam.
“ini indah sayang” aku berucap, melayang dari ketinggian yg ntah menuju kemana.
dan terlihat wajahmu yg tenang dan tersenyum seakan kegirangan.

namun ntahlah
malam yg larut ini baru membuatku sadar.
setelah kita melewati indahnya mngambang keujung jurang
dan kau berkata dengan teriakn yg membuatku gentar
aku takut.
..
tp aku tidak sdikitpun takut sayang
karena kuyakini sblum kita punah dgn dalamnya jurang
kita kan terbang bersama dengan penuh kebahagiaan

namun skali lagi Entahlah
malam yg larut ini baru membuatku sadar.
kita ternyata tidak sepaham
dan kuhanya bisa berucap sayang
maaf.

akhirnya aku kan memikirkannya sekali lagi sayang
tentang perasaan ku dan kegelisahanmu itu.
maaf.
aku akan fikirkan satu kali lagi sayang.

[050411]

Surat kepada Bunda:
Tentang Calon Menantunya

Mamma yang tercinta,

akhirnya kutemukan juga jodohku

seseorang yang bagai kau:

sederhana dalam tingkah dan bicara

serta sangat menyayangiku.

Terpupuslah sudah masa-masa sepiku.

Hendaknya berhenti gemetar rusuh

hatimu yang baik itu

yang selalu mencintaiku.

Baca entri selengkapnya »

dipersimpangan jalan

25 Februari, 2011

dipersimpangan jalan

kita berdua bersama

bersua menikmati gemercik waktu yg deras membasahi hening hari-hari

terjaga hingga datang sebuah kalimat. “pilihan”.

dan menunggu dengan termangu sepatah kalimat yg terselip dalam hidup. “perpisahan”.

 

dipersimpangan jalan

akhirnya denting jam membawa kita ke arah yg berbeda

diikat dengan sangat, diseret terus menjauh dijalan yg tak sama

aku dengan imanku kamu dengan imanmu

hanya kata yg tersimpan dan tersisa

dulu kau pernah mekar dan mewangi dilipatan hariku

 

rapuhnya aku

22 Februari, 2011

menyerah digilas detakan jam itu

malam ini ketika kunantikan suaramu

bagaimana aku jika kamu membias jauh

entahlah. betapa rapuhnya aku.

rasaku tentang rasamu

9 Februari, 2011

oh tidak

sampai kata-kata pun tak sanggup kutuangkan lagi

tak mampu lagi ku semaikan rasaku dengan bahasa

kamu berhasil membuatku jatuh dalam tanpa rasa

karena telah kularutkan rasamu dalam hatiku

kamu tepatan jiwaku

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.